Prinsip List Building: Kualitas Dulu, Baru Kuantitas

Apakah ada tools yang bisa mengambil database internet?

Iya ada.

Ada tools yang bisa scrape dari grup Facebook, grup WhatsApp, Telegram, dari Google Map dll.

Kita bisa extract ribuan data kontak hanya dalam hitungan menit.

Itu memang terlihat keren.

Saya pertama kali melihatnya sama persis seperti anak kecil yang melihat pertunjukan sulap.

Saya sampe gak bisa tidur memikirkan potensi ledakan penjualan dengan memiliki database sebanyak itu dari hasil sulap toolsnya.

Tapi ternyata realita dalam marketing tidak seperti itu.

Efektivitas pemasaran adalah tentang relationship dengan audians.

Dan hubungan yang baik tidak mungkin terbentuk jika marketer datang tanpa menghormati privasi.

Mengirimkan iklan padahal tidak memiliki izin, dan tidak ada relevansi minat pada audiens.

Sekarang saya sudah stop obsesi menggunakan hasil ‘sulap’ tools seperti itu.

Pada akhirnya list building bukan soal volume atau kuantitasnya, melainkan kualitasnya.

Database yang dibangun satu per satu (manual) yang ternyata memberikan hasil bagus jangka panjang.

Betewe, apakah Anda juga menunda action list building dan frustrasi karena kendala soal lead magnet dan konten series setelahnya?

Saya menawarkan bantuan untuk Anda disini.
Klik Disini

“Mengharapkan konversi tanpa mengembangkan hubungan adalah seperti menunggu pesawat di stasiun kereta api.”

P.S Bukan hanya lead magnet dan konten series lanjutan yang tersedia di member area, melainkan panduan cara setupnya juga. Sehingga pemula sekalipun bisa pake.

error: Content is protected !!